Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Cara Mencegahnya

Demam berdarah masih menjadi salah satu penyakit berbahaya yang banyak menyerang masyarakat tanah air. DBD ditularkan oleh nyamuk dengue melalui gigitannya. Virus yang dibawa nyamuk tersebut merusak sistem kekebalan tubuh kita dan mengakibatkan menurunnya kadar trombosit.

Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala demam berdarah menjadi salah satu alasan banyaknya penderita demam berdarah di tanah air kita ini. Nah sebelum terlambat, berikut beberapa gejala demam berdarah dengue (DBD) yang harus anda waspadai.

Tanda Demam Berdarah Dengue (DBD) yang Harus Anda Ketahui

Gejala penyakit demam berdarah pada anak
Gejala penyakit demam berdarah pada anak

Demam tinggi lebih dari 3 hari

Demam mungkin sudah biasa dialami oleh seseorang. Namun jangan salah, demam tinggi DB ini berbeda. Demam yang merupakan gejala DB memiliki siklus tertentu.

Misalnya demam akan tinggi selama 4 hari, kemudian sembuh selama 2 hari, dan tinggi selama 4 hari lagi.

Jika anda mengalami kondisi semacam ini segera konsultasikan diri ke dokter atau ahlinya agar mendapatkan penanganan terbaik.

Badan lemas dan tak berstamina

Gejala DBD selanjutnya adalah tubuh lemas dan tak berstamina. Kondisi semacam ini muncul disebabkan lantaran jumlah trombosit dalam tubuh menurun cukup drastis. Hampir mirip dengan anemia.

Trombosit sendiri merupakan keping darah yang bertugas mengedarkan oksigen dan sari makanan keseluruh sel tubuh. Dengan demikian, jika trombosit menurun akan menyebabkan tubuh lemas dan tak berstamina lagi.

Bagaimana, sudah tau kan apa saja gejala demam berdarah itu? Apabila anda mengalami beberapa gejala diatas langsung saja konsultasikan kepada ahlinya agar mendapatkan penanganan terbaik. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply